Suka Caper? Coba Periksa Apakah Kamu Termasuk Diantaranya?

ngopiyuk7Caper atau cari perhatian memang lagi kekinian. Sering dengan semakin merebaknya media sosial, maka semakin merebak pula sikap caper ini. Nggak hanya dapat kita lihat langsung( entah di sekolah atau tempat kerja), kita juga bisa melihatnya di halaman-halaman media sosial yang kita telusuri lewat postingan-psotingan yang orang lain share. Tapi tahukah bahwa mungkin dibalik sikap caper seseorang itu, ada sesuatu yang melatarbelakanginya; sesuatu yang sebenarnya emang benar-benar pantas untuk kita perhatikan sehingga kita lebih mudah memahami dan bahkan menolongnya?

Menyebalkan? Iya, tapi Pernahkah kita mengevaluasi diri? Jangan-jangan kita jengkel terhadap orang-orang ini, tapi tanpa sadar kita ternyata melakukannya?

ngopiyuk6Ada pun alasannya, caper emang ngak pernah baik. Sering kali, sikap ini bahkan lebih identik dengan kepanjangan “Cari Perkara” dapipada “Cari Perhatian”. Karena itu coba kita bahas dulu di ngopi kita saat ini, agar kita bisa lebih baik dan berhikmat dalam menghadapi fenomena yang satu ini.

Teman-teman ngopiyuk.com, pernah ngak jumpa kawan kita yang tiba-tiba nangis, nulis status di sosmed yang mengundang pertanyaan buat orang lain, tertawa berlebihan,dsbnya. Kita kesal dan bertanya-tanya, “Kok Caper Kalilah Kawan ini?” ya, kita sebel juga lihatnya kan? Tapi mungkin Cuma bisa kesal dan menahan dalam hati, kalau dia teman dekat mungkin bisa kita tegur atau nasehati langsung tapi dia kan Cuma teman biasa. Nah, sebenarnya kenapa ya seorang itu suka cari perhatian? Ayok lihat alasannya dibawah ini:

Kurang Mendapat Perhatian Orang Tua

Kadang kita ngak tau, sebenarnya teman kita itu kurang mendapat perhatian atau kasih sayang orang tua yang terlalu yang terlalu cuek sama anaknya mungkin karena sibuk cari duit, atau teman kita itu kurang perhatian dari orang tua karena sudah lama ditinggalkan orang tua karena cerai ataupun karena meninggal dunia. Anak yang kurang mendapat perhatian seperti itu memang cenderung akan mencari perhatian dilingkungan di luar rumah.

Rasa iri hati

Yang namanya iri hati memang berbahaya. Orang yang memendam rasa cemburu atau iri hati akan melakukan apa saja demi mendapatkan perhatian orang lain. Ya mungkin salah satunya karena ia iri melihat temannya lebih diperhatikan orang tuannya. Ia iri karena nilai prestasi temannya lebih tinggi dari dia, sehingga guru-guru selalu membandingkan dirinya dengan orang lain. Ya iri hati inilah yang membuat dia melakukan sesuatu untuk mencuri perhatian orang lain.

Merasa Kurang Dihargai

Orang yang merasa kurang dihargai akan melakukan apapun untuk menunjukkan dirinya pantas untuk dihargai. Misalnya ia akan berusaha meneritakan kegiatannya, prestasinya apa yang ia raih, dengan harapan orang lain takjub dan memberikan dirinya.

Terlalu Percaya Diri

Ia merasa dirinya lebih hebat dari orang lain, sehingga ia ingin sekali terlihat menonjol dari orang lain, seolah-olah berkata “ ini loh aku” hihi…. kadang melihat orang yang terlalu percaya diri memang bikin geli sendiri.

Teman-teman, ngak ada manusia yang sempurna. Kalau saat ini kamu bertemu orang yang suka caper, jangan buru-buru dijauhi ya… kita nggak pernah tahu masa lalunya, jadi jagan buru-buru menghakimi. Alih-alih seperti itu, coba lakukan sesuatu untuk membantunya berhenti dari kebiasaan buruk itu.

Nah…teman-teman itulah tadi beberapa alasan kenapa orang-orang sering caper, nah ini dulu ya, nanti kita bahas topik yang lain ya…..trima kasih

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>